Terkait Fungsi Atas Banjir, Kolam Retensi Bakal Dikaji Ulang

Senin, 20 Maret 2017 | 19:19
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share

INDOPOS.CO.ID - Masih seringnya banjir melanda Kota Bekasi, membuat Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi bakal mengevaluasi kembali keberadaan kolam retensi atau tandon yang dibangun sejak 2015- 2016 lalu. Pasalnya, kolam itu dianggap belum berfungsi optimal.

”Kami akan evaluasi lagi kolam retensi itu. Karena setiap hujan, semuanya meluap karena tidak bisa lagi menampung air,” terangnya. Rahmat menambahkan, hampir seluruh kawasan banjir di Kota Bekasi telah dilengkapi dengan kolam retensi.

Namun sebagian besar masih dilanda banjir dengan ketinggian 15 centimeter (cm) hingga 1,5 meter. ”Memang pembangunan kolam masih ada yang belum rampung 100 persen, tapi kami akan ubah cara kerjanya,” ucapnya juga. Menurut dia, belum maksimalnya kolam retensi itu karena sistem pompanisasi yang kurang baik.

Seharusnya, ketika air masuk bisa diarahkan pembuangannya ke saluran yang mampu menampung air yang lebih besar. Padahal, saluran pembuhangan itu hasil evaluasi kegiatan tahun 2016. Diantara kolam retensi yang sudah terbangun saat ini berada di Kelurahan Pengasinan Kecamatan Rawalumbu, Perumahan Grand Galaxy Kecamatan Jatiasih, Perumahan Pondok Hijau Kecamatan Rawalumbu dan Kompleks Dosen IKIP.

Selain itu, masalah di kolam retensi itu, kata Rahmat adanya sumbatan sedimentasi lumpur pada bagian saluran pembuangan dan saluran air gorong-gorong. ”Namun kami tetap berupaya menambah lagi kolam retensi agar kapasitas tampung air bisa lebih besar lagi,” jelasnya.

Sementara itu, Anggota Komisi II DPRD Kota Bekasi, Raynold Tambunan mengatakan, keberadaan kolam retensi itu belum membuahkan hasil yang positif. Sebab, banyak wilayah yang berdekatan dengan kolam retensi tetap saja kebanjiran. ”Pasti ada yang kurang dalam kajiannya,” katanya.

Raynold meminta kepada dinas terkait untuk bisa mengevaluasi kembali keberadaan kolam retensi itu. Hal itu diperlukan untuk mengantisipasi luapan air yang datang secara tiba-tiba. ”Apalagi, sekarang ini musim hujan,” tandasnya. (dny)

Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%