Pemkot Bekasi Siapkan Rp 500 M Beli Aset PDAM

Kamis, 12 Oktober 2017 | 13:28
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
Foto : Ilustrasi

INDOPOS.CO.ID - Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi menyiapkan anggaran Rp 500 miliar lebih untuk pengambilalihan aset Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Bhagasasi. Uang lebih dari setengah triliun itu akan dibayarkan untuk mengambil alih enam kantor layanan air bersih tersebut.

”Totalnya kan ada delapan kantor layanan, dua layanan akan diberikan dalam waktu dekat. Enam kantor layanan lainnya masih dihitung kira-kira dana yang dibutuhkan Rp 500 miliaran untuk mengambil alih,” terang Asisten Daerah (Asda) III Pemkot Bekasi, Dadang Hidayat, Rabu (11/10).

Perlu diketahui, PDAM Tirta Bhagasasi merupakan perusahaan daerah yang dimiliki Kota/Kabupaten Bekasi sejak 1998 lalu. Sejauh ini, bagi hasil yang disepakati kedua daerah, 45 persen untuk kota, dan 55 persen untuk kabupaten.

Dadang menambahkan, sebenarnya pemisahan aset sudah lewat dari jadwal yang ditentukan yakni 7 Oktober 2017. Karena, dalam UU No 23 tahun 2014 tentang pemerintah daerah disebutkan satu perusahaan daerah tidak diperkenankan dimiliki dua daerah. ”Jadi sudah ada aturan yang mengikat terkait pemisahan aset ini,” paparnya.

Untuk dua kantor layanan yang segera diserahkan ke Kota Bekasi, kata Dadang, diantaranya layanan cabang Wisma Asri, dan Harapan Baru. Namun, enam kantor layanan lainnya masih dalam penghitungan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL). ”Sudah ada yang menghitung aset tersebut,” ujarnya.

Dadang mengaku, selama ini BPKP Jawa Barat tidak mengeluarkan perhitungan aset. Sehingga, penunjukan petugas KPKNL membantu menaksir nilai aset yang ada di masing-masing kedua pemda tersebut. ”Kita tunggu saja, karena penunjukannya baru kemarin,” jelasnya.

Nilai Rp 500 miliar itu termasuk di dalamnya aset jaringan pipa dan lain sebagainya.  Dadang berharap, sebelum akhir tahun 2017 penghitungan aset itu selesai. Sehingga, proses serah terima antara kedua pemerintah sudah bisa dilakukan. ”Kota Bekasi sudah memiliki PDAM Tirta Patriot, nanti aset akan disatukan,” jelasnya.

Perlu diketahui, enam cabang kantor layanan yang akan diserahkan Kantor layanan Harapan Baru, Kantor Layanan Cabang Rawa Tembaga, Kantor layanan Bekasi Kota, Kantor layanan Bekasi Kota, Kantor layanan Rawa Lumbu, Kantor layanan pondok ungu, Kantor layanan wisma asri (sudah), Kantor layanan Pondok gede.

Sementara itu, Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin mengatakan, pemisahan aset PDAM Tirta Bhagasasi antara Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi diserahkan sepenuhnya ke BPKP dan KPKNL. ”Tujuannya biar ada transparansi dalam proses pemisahan,” katanya.

Dalam proses penghitungan itu, Nenang mengaku tidak keberatan. Nantinya, hasil laporan itu akan disampaikan kepada warganya. ”Berapapun hasil perhitungan asetnya kami akan terima,” tandasnya. (dny)

 

Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
100%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%