KPAI Bantah Sebar Broadcast Terkait SD Sadah di Serang

Kamis, 07 Desember 2017 | 22:04
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
Foto : istimewa

INDOPOS.CO.ID - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) membantah telah menyebarkan broadcast berisi teguran kepada Bupati Serang Hj. Ratu Tatu Chasanah, mengenai relokasi SD Sadah di Desa Kaserangan, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang.

“Kami dari KPAI bidang Pendidikan tidak pernah menyebarkan broadcast terguran kepada Bupati Serang. Broadcast itu buatan Jasra, komisioner hak sipil, bukan komisioner bidang pendidikan,” terang Retno Listyarti kepada Indopos, Kamis (7/12) .

Bahkan, Retno sangat menyesalkan adaya pelintiran berita oleh sejumlah media massa yang menuding Bupati Serang melakukan interograsi kepada siswa SD bernama Devi.

Padahal, fakta di lapangan, siswa itu datang bersama orangtua  ke Bupati. Namun, kejadian itu belakangan rekayasa, seolah-olah Bupati memanggil siswa dan melakukan intrograsi.

”Akhirnya siswa tadi menjadi tertekan, dan merasa bersalah akibat adanya pelintiran berita oleh media,” cetus Retno.

Sementara Bupati Serang Hj Ratu Tatu Chasanah menegaskan, sekolah madrasah yang sementara ini ditempati oleh siswa SD Sadah,sambil menunggu pembangunan SD Sadah terkena dampak pembangunan Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Serang, bukan bekas kandang kerbau.

Pmbangunan gedung SD Sadah menurut Tatu, tertunda karena harga tanah melambung dan di luar penilaian tim  appraisal di mana mereka  menaksir harga tanah sebesar Rp 225 ribu per meter.  Namun, pemilik lahan mematok harga Rp 500 ribu per meter.

”Kalau kami paksakan membeli tanah diatas harga penilaian tim appraisal,nanti akan menjadi temuan oleh BPK,” tegas Tatu. (yas)

Editor : Redjo Prahananda
Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
100%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%